Dari Lapangan ke Masa Depan: FK-KMK UGM Bahas Strategi Penjaskes yang Relevan bagi Generasi Muda dalam Webinar

Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bekerja sama dengan Health Promoting University (HPU) FK-KMK UGM menyelenggarakan webinar bertajuk “Dari Lapangan ke Masa Depan: Penjaskes Asik untuk Gen Z dan Gen Alpha” pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada pukul 13.00–15.00 WIB dan diikuti oleh 38 guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.
Webinar ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan dan mengoptimalkan aktivitas fisik pada remaja usia SMP melalui pembelajaran PJOK yang lebih relevan dengan karakteristik Generasi Z dan Generasi Alpha. Remaja pada rentang usia tersebut berada pada fase penting tumbuh kembang fisik dan psikososial, sehingga pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah memegang peran strategis dalam membentuk kebiasaan aktif, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, para guru PJOK diharapkan dapat memahami pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, sehingga pelajaran PJOK dapat berlangsung secara optimal dan berdampak positif terhadap aktivitas fisik harian remaja.
Kegiatan webinar menghadirkan narasumber dari Departemen Fisiologi FK-KMK UGM, yaitu Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM., AIFO-K, serta narasumber dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Yogyakarta (FIKK UNY) yaitu Dr. Saryono S.Pd, Jas., M. Or. Webinar ini dimoderatori oleh Wisnu Eka Wardana dari Departemen Fisiologi FK-KMK UGM dan Dea Wahyu Lestari dari HPU FK-KMK UGM. Sesi pertama diawali dengan pemaparan materi mengenai peran pendidikan jasmani dalam mendukung tumbuh kembang anak dan remaja, yang menekankan pentingnya aktivitas fisik terstruktur dalam menjaga kesehatan metabolik, kebugaran jasmani, serta pencegahan penyakit tidak menular sejak usia dini. Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai strategi pembelajaran PJOK yang menarik, menyenangkan, dan aplikatif bagi Generasi Z dan Generasi Alpha, sehingga aktivitas di lapangan dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Melalui diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan, para peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya inovasi metode pembelajaran pendidikan jasmani agar mampu menumbuhkan minat siswa terhadap aktivitas fisik. Pembelajaran PJOK yang efektif diyakini dapat membantu membangun kebiasaan hidup aktif sejak remaja, yang pada akhirnya berkontribusi dalam menurunkan risiko penyakit degeneratif dan masalah kesehatan di masa dewasa maupun lanjut usia. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik antar pendidik dalam mengelola pembelajaran PJOK yang adaptif dan berorientasi pada kesehatan jangka panjang.
Pelaksanaan webinar ini sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan aktivitas fisik serta kesehatan remaja. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan memperkuat kapasitas guru sebagai agen perubahan dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan relevan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Departemen Fisiologi FK-KMK UGM dan institusi pendidikan lainnya. Melalui kegiatan ini, Departemen Fisiologi FK-KMK UGM menegaskan perannya dalam mendorong pendidikan kesehatan berbasis bukti ilmiah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.


Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!