, , , , ,

Departemen Fisiologi FK-KMK UGM Gelar Webinar Nasional “Aktivitas Fisik untuk Hidup Sehat dan Panjang Umur” untuk Mendorong Gaya Hidup Aktif

Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional “Aktivitas Fisik untuk Hidup Sehat dan Panjang Umur” pada Sabtu, 11 April 2026 secara daring. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik UGM, Annual Scientific Meeting FK-KMK UGM, serta Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia Cabang Yogyakarta.

Webinar nasional ini diikuti oleh 207 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang yang beragam, mulai dari tenaga kesehatan, civitas akademika, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap topik aktivitas fisik sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup sepanjang usia.

Kegiatan dibuka oleh pembawa acara, dr. Likuidita Yona Ramadini, M.Biomed., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Penyelenggara, dr. R. Jajar Setiawan, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, dr. Jajar menyampaikan bahwa webinar ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara hasil penelitian dan implementasi aktivitas fisik sebagai intervensi berbasis bukti dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, aktivitas fisik tidak hanya menjadi rekomendasi kesehatan, tetapi juga harus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat secara luas.

Webinar menghadirkan dua keynote speaker utama, yaitu Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM., AIFO-K dan Hasto Wardoyo, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Yogyakarta. Pada sesi keynote pertama, Prof. Denny menyampaikan materi bertajuk “Latihan Fisik sebagai Pilar Kesehatan Modern.” Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa aktivitas fisik kini bukan lagi sekadar pilihan, tetapi telah menjadi kebutuhan biologis yang harus dilakukan secara teratur. Beliau juga menegaskan pentingnya prinsip FIT (Frequency, Intensity, Time) dalam menentukan dosis latihan fisik agar manfaat kesehatan dapat diperoleh secara optimal.

Sesi dilanjutkan dengan panel pertama yang dimoderatori oleh Dr. dr. Rahmaningsih Mara Sabirin, M.Sc. Narasumber pertama, Prof. Dr. dr. Dicky Moch Rizal, M.Kes., AIFM., Sp.And-K.Fer., membahas Peran Latihan Fisik dalam Pencegahan Penuaan Dini. Dalam materinya, Prof. Dicky menjelaskan bahwa olahraga dapat membantu mencegah penuaan dengan mengurangi peradangan kronis, memperbaiki sistem kardiovaskular, serta meningkatkan fungsi otak melalui proses neurogenesis.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. dr. Susiana Candrawati, Sp.KO, yang mengangkat topik Optimalisasi Fungsi Tubuh dan Kualitas Hidup dengan Latihan Fisik. Dr. Susiana menekankan bahwa aktivitas fisik merupakan bagian dari gaya hidup sehat yang sangat penting. Beliau juga menyoroti bahwa perilaku sedentari merupakan faktor risiko yang dapat dimodifikasi, dan latihan fisik yang dilakukan sesuai prinsip BBTT (Baik, Benar, Terukur, Teratur) akan memberikan manfaat kesehatan yang optimal. Ia juga menegaskan bahwa exercise is medicine, yang tidak hanya bersifat promotif dan preventif, tetapi juga memiliki manfaat kuratif.

Pada sesi keynote kedua, Dr (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) menyampaikan materi tentang Latihan Fisik sebagai Strategi Promotif-Preventif dalam Kebijakan Kesehatan Publik. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa aktivitas fisik merupakan kunci dalam mewujudkan healthy aging society. Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan dan kebijakan dalam menggerakkan masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) menjadi landasan penting dalam membudayakan aktivitas fisik di masyarakat.

Webinar kemudian dilanjutkan dengan panel kedua yang dimoderatori oleh Dr. dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc. Pada sesi ini, dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph.D., Sp.KKLP, menyampaikan materi mengenai Integrasi Latihan Fisik dalam Layanan Primer. Dalam pemaparannya, dr. Widya menekankan pentingnya memasukkan aktivitas fisik sebagai bagian dari pelayanan kesehatan primer, termasuk penggunaan konsep tanda vital aktivitas fisik aktif serta pendekatan holistik yang melibatkan lingkungan, dukungan sosial, dan keluarga.

Materi selanjutnya disampaikan oleh dr. Rakhmat Ari Wibowo, M.Sc., Ph.D., yang membahas Translasi Fisiologi Latihan pada Program Berbasis Komunitas. Dokter Rakhmat menjelaskan paradigma baru aktivitas fisik yang tidak hanya berfokus pada latihan terstruktur, tetapi juga mencakup aktivitas sehari-hari seperti berjalan kaki, aktivitas rumah tangga, dan pekerjaan fisik ringan. Pendekatan ini dinilai lebih inklusif, berkelanjutan, dan mudah diterapkan oleh berbagai kelompok masyarakat.

Kegiatan webinar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti secara aktif oleh peserta. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Pelaksanaan webinar nasional ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) UGM, khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 4 (Quality Education) dengan menyediakan akses pembelajaran berbasis ilmiah bagi masyarakat luas, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara institusi akademik, rumah sakit akademik, organisasi profesi, dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, Departemen Fisiologi FK-KMK UGM berharap dapat terus mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat serta memperkuat peran aktivitas fisik sebagai strategi utama dalam mencapai kehidupan yang sehat, aktif, dan panjang umur.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *